Archive for 2014

Mewarnai Object di Cinema 4D

Kamis, 29 Mei 2014
Posted by Unknown
Sesion kali kita akan coba belajar memberi warna/material pada objek di Program Cinema 4D. Setelah sebelumnya kita mengetahui langkah Menggeser Memutar dan Merubah Ukuran Kubus
Mari ikuti langkah-langkahnya ya, smoga bisa dimengerti.

Step 1
Langkah pertama adalah pilih icon Kubus (Cube) lalu klik icon Cone
Cinema 4D

Cinema 4D

Step 2
Pada Material Manager pilih menu “File” lalu pilih “Shader” kemudian klik material “Danel”, maka akan muncul material “Danel” pada Material Manager yang ada dibawah. Jika anda ingin menambahkan material yang lain, anda tinggal  memilihnya di menu “Shader”.
Cinema 4D

Step 3
Cara memberi warna/material kekubus ada 2 cara.Cara yang pertama , dengan mendrag icon material “Danel “ ke Object Manager atau bisa langsung mendrag material ke kubus. Kedua cara ini sebenarnya sama saja, sekarang tinggal tergantung pada anda cara mana yang lebih anda sukai….oke…
Cinema 4D
Selamat mencoba dan tetap semangat…!!
Membuat Background di 3D Studio Max
Suatu karya berupa gambar 3D maupun animasi 3d akan lebih indah dan menarik apabila memiliki Background didalamnya sehingga akan membuat gambar atau animasi tersebut menjadi lebih hidup dan nyata.

Bagaimana membuat Background, menambahkan background, berikut panduan langkah-langkah memberikan background:

1. Buka salah satu file 3ds max yang Anda miliki. Misalkan saya memiliki gambar sebuah pemandangan digurun.

Gambar 01 . Hasil Render gambar tanpa background.

2. Selanjutnya klik Menu Rendering > Environment. Akan terbuka jendela Environment & Effects.


3. Di rollout Common Parameters, pada kategori Background, klik tulisan None pada Environment Map, kemudian akan terbuka jendela Material/Map Browser dan Anda klik ganda pada pilihan Bitmap.


4. Anda cari gambar Image yang Anda inginkan, lalu klik tombol Open. Maka gambar tersebut akan langsung menjadi gambar Background di Scene 3D Anda. Tutup jendela Environment & Effects.

Gambar 02. Contoh image bitmap yang diambil sebagai latar background.


Gambar 03. Pemberian image bitmap.


5. Aktifkan Viewport Perspective dan Anda Render (Rendering>Render>Render).

Gambar 04. Hasil Render pemberian Background.

Selamat mencoba.

Tutorial Coreldraw Kali ini kita akan coba membuat suatu efek tulisan dengan Coreldraw dengan nama efek clip….
Berikut langkah – langkah nya :

1. buat background kotak misalnya abu-abu.

2. buat tect ‘CLIP’ dengan font arial black

Mulai bekerja :

1. buat kurva tertutup, dengan pen tool, lalu isi warna atau fill dengan hitam



2. kurva tertutup di beri warna gradiasi hitam ke putih dengan tool interactive fill tool. Drag seperti pada gambar berikut



3. rencananya kita akan menggunakan efek power clip untuk memasukan kurva kedalam text ‘CLIP’. Namun hasilnya kurva akan masuk di tengah text seperti gambar berikut :



4. untuk merubah agar powerclip tidak otomatis di tengah text (container). Klikmenu tools => option : workspace : edit. Matikan check list auto-center new powerclip centents



5. Kini powerclip telah siap, aktifkan kurva tersebut, lalu klik menu effect => Powerclip => place inside container, klik text ‘CLIP’



6. Dengan cara seperti sebelumnya anda tentu bisa membuat gradiasi hitam putihUntuk text ’CLIP’  sehingga tampil sebagai berikut.



7. Agar lebih terasa perbedaannya dengan background, buat outline putih pada text‘CLIP’ sebaggai berikut




8. Agar semakin terasa lagi perbedaannya dengan background, buat bayangan padaText ‘CLIP’ dengan interactive drop shadow tool

9. Drag dari tengah text ke bawah secara diagonal sebagai berikut


“ EFFECT CLIP ”
Terima Kasih, Semoga Bermanfaat
Tutorial CorelDRAW ini Dapet inspirasi dari Mas Nyoman Bali, saya akan coba membuat efek stampel seperti aslinya (mirip..hee...)
kita pakai cara yg saya anggap mudah (karena saya buatnya jg kaya gini..hahay...)

1. Pertama Buka Corel Lalu buat Stamplenya(saya yakin pasti temen2 udah bisa...) Seperti gambar dibawah ini

Saya wajibkan semua bidang/object pada stampel tersebut  haruslah menajdi satu bidang, yg saya maksud disini bukan Group tapi Weld. Jadi outline stampel tersebut bukan hanya garis semata tapi Contour yg di Break lalu di Combine... wah susah saya jelasinnya... hehe...

2. Langkah kedua adalah membuat coretan tanpa arah menggunakan Freehand Tool seperti gambar dibawah ini


3. Setelah itu gunakan Contour untuk memperbesar coretan tadi seperti gambar dibawah ini

Lalu Break Contour Group Apart dan Delet Outline pertama yang kita buat tadi sampai seperti gambar diatas.

4. Klik Contour yang kita buat tadi tekan Shift dan klik pada stampel kita tadi lalu Trim-kan setelah itu buang Contour tadi dan wujud dari stampel kita tadi akan seperti ini


5. Lalu jadikan bitmap (Bitmaps >> Convert To Bitmap)

Jangan lupa rendahkan resolusinya, 150 dpi mungkin dan jangan sampai lupa mengklik Transparent Background.

6. Atur posisinya dan jadilah stampel kita... seperti ini...
efek stempel


Memang hasilnya tidak maksimal, karena saya hanya mencontohkan saja, mungkin teman-teman nanti bisa lebih maksimal dan bagus..
Pada tutorial ini saya akan memberikan cara membuat Ledakan teks effect di Adobe Illustrator ..
Langsung saja ke tutorial :

Langkah 1

Buat persegi panjang, warnanya terserah anda, ini sebagai latar belakang sementara :D


Kemudian buat teks menggunakan Teks tool (T), disini saya menulis "BANG" wrnanya putih.

Langkah 2

Blok teks yang sudah diketik, kemudian pergi ke Type> Create Outline, ini akan mengubah objek teks Anda ke dalam kelompok obyek vektor normal.



Gunakan Line Tool (L) buat beberapa segmen linear divergen dari satu titik.


Hal ini dapat hanya dilakukan, jika Smart mode Guides Anda aktif. Anda juga dapat membuat beberapa baris diarahkan sewenang-wenang seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.


akan lebih baik, jika baris Anda tidak memotong huruf menjadi banyak potongan-potongan kecil. Semakin banyak potongan yang ada, semakin rumit yang anda akan kerjakan :D
 
Langkah 3 
Pilih garis dan huruf, kemudian klik pada Divide di panel Pathfinder



Sebagai hasil dari tindakan, kita memotong huruf kita menjadi potongan dan mendapatkan beberapa path tanpa mengisi atau stroke, yang harus dihapus.

Untuk melakukannya, pergi ke Object > Path > Clean Up ..., kemudian klik OK di kotak dialog terbuka.



Langkah 4

Pastikan untuk ungroup pada received group (Object> Ungroup atau Ctrl + Shift + G).



Tetap blog objek yang dipilih, pergi ke Object > Transform > Transform Each .... Pilih Acak dan pilih Preview, kemudian mengatur nilai perpindahan vertikal dan horisontal dan sudut rotasi (opsional). Parameter Anda mungkin berbeda dari saya, yang paling penting adalah untuk mencapai efek dimulai dari kekacauan.

Langkah 5

Pergi ke Effect> Stylize> Drop Shadow ... dan atur efek yang tepat dari pengaturannya di bawah


Langkah 6

Pergi ke Obyek> Expand Appearance. Setiap objek berubah menjadi Group, yang berisi kelompok dengan objek vektor dan gambar bitmap dalam bentuk bayangan.


Agar tidak ketinggalan satu kelompok, saya menonaktifkan visibilitas dari semua kelompok, kecuali satu yang di atas .

Langkah 7

Pilih gambar bitmap dalam panel Layers, Edit, dan kemudian paste


Dan sekarang pergi ke Object> Buat Gradient Mesh dan atur jumlah kolom di kotak dialog yang terbuka

Dengan bereksperimen, saya menemukan bahwa itu sudah cukup untuk menerima mesh gradien, yang terdiri dari 10 baris dan 10 kolom, untuk menjaga kualitas bayangan. Saya ingin menarik perhatian Anda, jumlah sel mesh gradien Anda mempengaruhi ukuran file vektor Anda, itulah mengapa itu tidak layak nilai pengaturan terlalu besar.

Langkah 8

Sekarang kita akan membutuhkan plug-in gratis untuk bekerja dengan jaring gradien - Mesh Tormentor, yang dapat anda download dengan mengklik link ini. Buka panel plug-in (Window> Mesh Tormentor)


Pilih mesh gradient dan gambar bitmap dalam panel Layers, kemudian klik pada Ambil Warna dari Raster Obyek dalam panel Mesh Tormentor.

Tutorial Membuat Pop Up Window di Dreamweaver

Rabu, 14 Mei 2014
Posted by Unknown
Ini adalah teknik yang sangat berguna dalam Dreamweaver, dengan menggunakan teknik ini Anda dapat mengambil pandangan yang besar dari thumbnail Anda. Alih-alih membuka gambar dalam window baru, kita biasanya menggunakan jendela Popup. Jadi sangat singkat tapi informatif teknik.

1. Pertama-tama Anda akan membutuhkan 2 gambar, 1 untuk thumbnail dan lainnya untuk gambar besarnya.

2. Ambil file baru dalam Dreamweaver dan masukkan thumbnail Anda di  dalamnya.

3. Pilih thumbnail kemudian pilih Tag Inspector > Behavior atau tekan F4

4
. Di panel Behavior klik tanda
  , kemudian Pilih Open Browser Window



5. Kemudian akan muncul seperti di bawah ini :



URL To Display :

    Anda dapat mengetikkan URL dari situs web apapun (contoh ds-tutor.blogspot.com ) atau Anda dapat memilih file apapun dari sini , seperti  file gambar ,  jadi klik tombol Browse dan pilih file yang akan anda tampilkan .

Window Width :

    Di sini Anda dapat menyesuaikan lebar jendela Popup . Seperti  gambar kami  memiliki lebar 600 jadi saya akan menulis 600 di sini.

Window Height :

    Di sini kita akan menyesuaikan tinggi window popup . Saya menulis 400 di sini.

Navigation toolbar :

    Jika Anda mengaktifkan opsi ini maka dalam Browser ketika jendela Popup terbuka Anda juga akan melihat Navigasi bar browser di atas . Jika Anda tidak perlu  uncheck ini .

Menu bar :

    Jika Anda mengaktifkan opsi ini maka dalam popup window Anda juga akan melihat Main Menu bar . ( yaitu File Edit View History dll ) Jika Anda tidak perlu  hanya hapus centang opsi ini .

Location toolbar :

    Jika Anda telah centang Navigation Toolbar dan Anda juga ingin melihat bar di mana file location muncul ,  centang opsi ini Anda juga akan melihat lokasi toolbar di popup window .

Scrollbar as needed :

    Misalkan Anda menonton sebuah website di jendela Popup dan website yang memiliki halaman yang sangat panjang , jika Anda belum aktifkan opsi ini maka Anda tidak akan melihat Scroll bar di sekitar  popup window , Anda dapat mengaktifkan opsi ini untuk melihat scrollbars juga .

Status bar :

    Bottom bar dari jendela browser akan muncul jika Anda mengaktifkan opsi ini .

Resize Handles :

    Jika Anda mematikan opsi ini maka Anda tidak akan dapat mengubah ukuran jendela Popup , aktifkan jika Anda perlu untuk mengubah ukurannya .

Window name:

    Hal ini penting untuk memberikan nama window . Misalkan Anda memiliki lebih dari satu thumbnail dan Anda ingin membuka setiap thumbnail di jendela pop-up , jika Anda telah menulis nama window yang sama untuk semua thumbnail maka hanya pada popup window akan terbuka , tetapi jika setiap thumbnail adalah memiliki nama Jendela yang berbeda , maka setiap thumbnail ini popup window akan terbuka di jendela baru ( Lebih baik menggunakan nama yang sama untuk semua window , untuk menghindari beban windows)

6 . Tekan Ok dan simpan file . Dalam Browser Window ( panel kanan) Anda akan melihat  Mouse Behavior, Anda dapat mengubahnya dengan memilih apa pun keinginan Anda sendiri .

Catatan :

    Jika Anda menggunakan Adobe CS maka Anda harus memilih <A> onClick dari daftar ini , jika tidak, anda tidak akan dapat melihat pointer mouse Tangan di browser Window anda . Dalam versi sebelumnya dari Dreamweaver Anda tidak harus memilih apa-apa .
Spry Menu Bar

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial cara membuat Spry Menu Bar di Adobe/Macromedia Dreamweaver..

Untuk menyisipkan Spry Menu Bar ke situs web Anda, Pergi ke menu Insert > Layout Objects > Spry Menu Bar
Spry Menu Bar
Kemudian kotak dialog akan terbuka dengan dua pilihan, Horizontal dan Vertikal. Pilih opsi yang anda inginkan dan tekan Ok. Di sini saya  memilih Horizontal menu bar.
Spry Menu Bar
Setelah mengklik OK, Horizontal menu bar muncul seperti di bawah ini dengan nama standar seperti angka 1, angka 2, angka 3, dll
Spry Menu Bar
Untuk mengedit nama item, klik dua kali pada tab menu atau menggunakan Properties inspector.

Anda dapat menambahkan menu atau submenu item dengan memilih item apapun, tercantum dalam Properties inspector dan kemudian dengan mengklik
tanda plus (+) di bagian atas bidang menu yang sesuai. Untuk menghapus item menu, pilih item dan klik tanda minus (-)
Spry Menu Bar

Sekarang saya akan mengubah nama item menu utama dengan nama menu saya sendiri.
Spry Menu Bar

Di sisi kanan jendela properties, Anda dapat menemukan field bernama "Text", di sana Anda dapat mengetik nama item menu seperti Home, About Us, dll ... Perubahan akan langsung muncul.
Spry Menu Bar
setelah mengubah nama item menu utama, Menu bar akan seperti di bawah ini
Spry Menu Bar
Sekarang kita perlu mengedit item submenu. Submenu sudah memiliki beberapa nama standar seperti Item 1.1, Item 1.2 dst.
Spry Menu Bar
Anda dapat menambahkan atau menghapus menu dan submenu dengan mengklik simbol "+" "-" yang muncul di atas kolom submenu atau kolom kedua. Kita bisa membuat "n" sejumlah menu & submenu.
Spry Menu Bar
Ubah nama item submenu dengan nama submenu Anda sendiri dengan menggunakan metode yang sama yang telah Anda lakukan untuk menu utama. Submenu juga bisa memiliki submenu. Pada Properties inspector, pilih nama item menu utama yang Anda ingin menambahkan submenu. Kemudian klik tombol plus di atas kolom kedua untuk membuat item submenu baru.
Spry Menu Bar
Terakhir, kita telah menciptakan Spry Menu Bar menggunakan Dreamweaver. Sementara menyimpan file secara otomatis akan membuat folder SpryAssets dengan javascript dan css.
Spry Menu Bar

Ini menu Spry Bar memiliki pilihan warna rollover default. Anda juga dapat menyesuaikan atau restyle dengan mengubah teks, warna, font, dan pilihan lainnya menggunakan SpryAssets.
Spry Menu Bar
Fitur dan struktur dari Spry Menu Bar  telah dikendalikan oleh CSS yang berada di bawah folder SpryAssets.
Welcome to My Blog

Popular Post

Follow

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © R Tutorial -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -